Jumat, 19 Agustus 2011

Spongebob, Mewakili 7 Sifat Jelek Manusia


Anda tahu Spongebob? Ya, sebuah spons laut berwarna kuning yang hidup bersama peliharaannya, Gary, seekor siput laut yang berperilaku sebagai kucing. Spongebob tinggal bertetangga dengan sahabatnya Patrick, seekor bintang laut; dan tetangga yang selalu memusuhinya Squidward, seekor gurita yang tidak senang bersosialisasi, memiliki sifat penggerutu, dan hobi bermain klarinet.
Kelucuan-kelucuan dalam cerita serial ini bersumber dari perilaku sehari-hari Spongebob yang polos, optimis, selalu ceria, dan memiliki prasangka baik terhadap siapapun. Terkadang perilaku ini membawa bencana, dimanfaatkan, atau terjadi salah paham kala disatukan dengan sifat-sifat mahluk lain yang tinggal di Bikini Bottom.
Tapi tahukah anda bahwa tokoh-tokoh dalam film serial spongebob mewakili sifat-sifat layaknya pada manusia, oke disini kita akan mulai membahas satu persatu watak karakter dalam film spongebob:
1. Sloth/kemalasan (patrick)
kemalasan adalah suatu hal yang dianggap dosa, termasuk kemalasan dalam bertindak. Jelas ini adalah sifat patrick. Dia tinggal di bawah batu sepanjang waktu dan tidak pernah melakukan apa-apa. Bahkan dalam episode “big pink loser”, dia mendapatkan penghargaan untuk tidak melakukan apa-apa paling lama.
2. Wrath/amarah (squidward)
Amarah melibatkan perasaan kebencian dan kemarahan. Squidward membenci hidupnya dan juga membenci Sponge Bob, dan sebagian besar waktunya dihabiskan untuk marah-marah.
3. Greed/keserakahan (mr. Krabs)
Jelas Mr. Krabs adalah tokoh yang sangat serakah terhadap uang. Bagaimana mungkin tidak? dia benar-benar berfikir bahwa uang adalah segalanya.
4. Envy/iri hati (plankton)
Plankton iri kepada mr. Krabs karena the krusty krab sangat sukses, sedangkan the chum bucket adalah sebuah kegagalan. Iri membuatnya ingin mencoba untuk mencuri formula rahasia krabby patty.
5. Gluttony/kerakusan (gary)
Saya benar-benar berpikir bahwa yang satu ini cukup lucu. Apakah Anda pernah memperhatikan Sponge Bob dimana dia selalu mengatakan, “jangan lupa untuk memberi makan, Gary” atau mengatakan, “Saya harus pergi makan Gary”. Gary bahkan lari saat Sponge Bob lupa untuk memberinya makan. kerakusan biasanya mengacu pada berlebihan dalam hal makan.
6. Pride/kebanggaan yang Berlebihan (sandy)
Sandy bangga terhadap siapa dirinya dan darimana dia berasal. Dia bangga pada kenyataan bahwa dia dari texas dan senang kalau semua orang tahu tentang itu. Dia juga bangga pada kenyataan bahwa dia adalah mamalia dan makhluk darat, seperti dalam episode “pressure”, dimana dia mencoba untuk membuktikan bahwa makhluk darat lebih baik daripada makhluk laut.
7. Lust/Nafsu (Sponge Bob)
Kelihatannya aneh dan penasaran pada awalnya. Nafsu dalam suatu definisi adalah, “kasih sayang berlebihan terhadap orang lain”. Ini jelas dialamatkan pada Sponge Bob. Dia menunjukkan cintanya kepada orang lain dengan semangat untuk berbuat baik dan membantu orang dan nafsu terhadap perkerjaannya yang terlalu berlebihan.
Itu semua adalah beberapa sifat yang terdapat dalam kartun Spongebob yang mungkin juga mewakili sifat jelek pada manusia, namun hal inilah yang membuat daya tarik kartun Spongebob hingga masih eksis sampai saat ini.  

Perbedaan kartun Jepang & kartun Amerika


Secara garis besar, acara kartun yang beredar di Indonesia terbagi menjadi 2, yaitu kartun Amerika (didominasi oleh Nickelodeon dan Cartoon Network) dan kartun Jepang (didominasi oleh Tv Tokyo Anime), dimana keduanya masing-masing mempunyai ciri dan khas yang berbeda antara satu dengan yang lain. Walaupun kedunya sama-sama menampilkan kartun yang berkualitas, tapi tetap saja keduanya mempunyai perbedaan yang mendasar dan mencolok.
Berikut adalah beberapa perbedaan antara kartun Jepang dan Kartun Amerika:
a. Kartun Amerika

- Biasanya menampilkan tentang kemajuan teknologi (hal ini sejalan dengan khas Amerika dalam membuat film, yaitu tentang kemajuan teknologi) dan tentang kelainan genetik.
- Pembawaan kartun lebih kasar dan jarang menyerupai makhluk aslinya.
- Biasanya kartunnya menggunakan humor yang berat.
- Tidak terlalu sering menampilkan drama dalam kartunnya.
- Sering menampilkan karakter yang unik dan khayal.
- Biasanya lebih menonjolkan unsur kerjasama dalam cerita kartunnya.
- Lebih menampilkan pendidikan intelegensi.
Contoh kartun Amerika : Sponge bob squarepants, X-men, Scooby doo, Tom and Jerry, Tiny Toon, Ben 10, Dora the Explorer, Avatar, Go Diego Go, dll.
b. Kartun Jepang
- Lebih menampilkan tentang kesederhanaan.
- Dalam pembawaannya, karakter dibuat semirip mungkin dengan tokoh nyata.
- Humor yang ditampilkan adalah humor ringan yang cenderung garing.
- Sering menampilkan sesuatu yang bernorma.
- Biasanya bercerita tentang perjuangan seseorang dalam meraih impiannya (contohnya Naruto dan Captain Tsubasa).
- Lebih menampilkan pendidikan emosional.
Contoh kartun Jepang : Naruto, Captain Tsubasa, Bleach, Pokemon, Hamtaro, Eyeshield, Love Hina, Doraemon, Go Go Racing, Negima magister, dll.
Dan walaupun keduanya memiliki corak warna yang berbeda, tapi keduanya tetaplah menjadi bumbu kartun dunia yang selalu menghiasi tayangan layar kaca di seluruh dunia.

Sumber : kaskus.us